Rangga Website


Bukan hal aneh, melihat anak-anak kecil mondar-mandir ke warung di sekitar rumah mereka. Namun, cobalah perhatikan lebih jeli, ada hal berbeda yang dibeli anak-anak sekarang. Dulu, anak-anak hanya jajan permen, kue atau kerupuk. Kini, selain makanan kecil, mereka mencari kemasan sachet berisi jel, sejenis minyak rambut untuk membentuk tatanan rambut.

Dengan jel seharga Rp 500,00 per sachet, mereka bergaya rapi laiknya remaja puber. Hari ini rambut dibelah tengah, besok belah pinggir, lusa giliran jambul bertengger di kepala mereka.

“Jel rambut termasuk barang laris dan paling dicari anak-anak tetangga kami,” tutur Ny. Yuti (36), pemilik sebuah warung di Perumahan Bumi Asri Mekar Rahayu Kopo, Kabupaten Bandung. Karena laris itulah, Yuti tidak pernah lupa menyediakan alat kecantikan para pria tersebut.

Zaman yang berubah, mudah sekali dilihat lewat penampilan anak-anak usia sekolah dasar di berbagai kesempatan. Seorang ibu berkerut menyaksikan gadis-gadis cilik usia kelas 5 atau 6 sekolah dasar tampil dengan dandanan wanita dewasa. Memakai sepatu hak tinggi, dengan syal di leher mereka. Mereka pun ber-ha ha hi hi dengan temannya yang juga berpenampilan sama di sebuah lembaga bimbingan belajar.

Rupanya, bukan hanya remaja dan dewasa saja yang sangat sadar akan penampilannya. Anak-anak usia sekolah dasar pun kini membenahi penampilan mereka. Salon, kini bukan lagi hanya milik remaja putri. Anak SD, putra dan putri sudah menjadikan salon sebagai rumah kecantikan mereka. Awal bulan lalu, misalnya serombongan anak lelaki usia sekolah dasar datang ke sebuah salon di bilangan Margahayu. “Ada cat rambut?” tanya seorang anak yang tampaknya merupakan pimpinan rombongan.

Rangga Website
keluarga ibu saya dl sangat sering berpindah-pindah kota,sampai akhirnya mereka tinggal di Surabaya(kalau tidak salah)
beberapa hari di sana memang gak ada ap2...tp masalahnya satu,orang2 pada 'doyan' jatuh di kamar mandi
mulai dari pembantu,ibu saya,kakaknya ampe adik2 pada jatuh kepleset di kamar mandi(Alhamdulillah gak ada yang celaka berat)

sampai akhirnya ne2k saya penasaran(kyknya dl kamar mandi gak cuman satu,dan ne2 saya gak pake kamar mandi 'pembuat kepleset' itu)

pas gt,dia ke kamar mandi....kaget bukan maen
ada nenek lagi gelar tiker(ato karpet ato apalah)di kamar mandi...oma saya bkn tipe doyan basa basi yang nanya siapa kamu,atao lagi apa....oma saya cuman bilang,'Cepetan pergi!'...trus oma saya keluar dari kamar mandi

stlah beberapa hari,gak ada lagi yang doyan kepleset di situ...Tapi,sampai suatu saat pembantu lagi2 kepleset dengan cara yg gak wajar...Oma saya yg tahu klo pasti 'ada apa2 lagi'!...Dia cek kamar mandi,tuh ne2k ada lagi(ampun deh)

oma saya sekali lagi bukan tipe orang yang suka berbincang2 banyak dengan makhluk halus....Oma saya bilang,'Kenapa gak mao pergi?',ne2k itu jawab 'Saya gak bisa ninggalin tempat ini...Saya udah lama di sini'

Oma saya bilang 'Klo kmu di sini dan trus membahayakan keluarga saya,sy gak bisa jamin kmu bakalan 'utuh' lagi!'

Setelah perbincangan itu,si ne2k gak tau pergi ke mana,gak ada lagi yg kesandung(tp gak tau juga sih,beberapa bln kmudian keluarga ibu saya pindah...mungkin si ne2k balik lagi)
Rangga Website

Ka'bah

Dari MyQ Wiki

Langsung ke: panduan arah, cari

Ka'bah adalah bangunan suci kaum Muslim yang terletak di kota Mekkah di dalam Masjidil Haram. Merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah patokan untuk hal hal yang bersifat ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia seperti sholat. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah.

Bangunan berbentuk kubus ini berukuran 12 x 10 x 15 meter. Juga disebut dengan nama Baitallah.

[sunting] Sejarah perkembangan

Ka'bah yang juga dinamakan Baitul Atiq atau rumah tua adalah bangunan yang dibangun pada masa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail setelah nabi Ismail berada di mekkah atas perintah Allah SWT.

Pada masa Nabi Muhammad SAW berusia 30 tahun (Kira kira 600 M dan belum diangkat menjadi Rasul pada saat itu), bangunan ini direnovasi kembali akibat bajir bandang yang melanda kota Mekkah pada saat itu. Sempat terjadi perselisihan antar kepala suku atau kabilah ketika hendak meletakkan kembali batu Hajar Aswad namun berkat penyelesaian Muhammad SAW perselisihan itu berhasil diselesaikan tanpa pertumpahan darah dan tanpa ada pihak yang dirugikan.

Pada saat menjelang Muhammad SAW diangkat menjadi Nabi sampai kepindahannya ke kota Madinah. Lingkungan Ka'bah penuh dengan patung yang merupakan perwujudan Tuhan bangsa Arab ketika masa kegelapan pemikiran (jahilliyah) padahal sebagaimana ajaran Nabi Ibrahim yang merupakan nenek moyang bangsa Arab dan bangsa Yahudi serta ajaran Nabi Musa terhadap kaum Yahudi, Tuhan tidak boleh disembah dengan diserupakan dengan benda atau makhluk apapun dan tidak memiliki perantara untuk menyembahnya serta tunggal tidak ada yang menyerupainya dan tidak beranak dan diperanakkan (Surat Al Ikhlas dalam Al-Qur'an) . Ka'bah akhirnya dibersihkan dari patung patung ketika Nabi Muhammad mebebaskan kota Mekkah tanpa pertumpahan darah.

Selanjutnya bangunan ini diurus dan dipelihara oleh Bani Sya'ibah sebagai pemegang kunci ka'bah dan administrasi serta pelayanan haji diatur oleh pemerintahan baik pemerintahan khalifah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Muawwiyah bin Abu Sufyan, Dinasti Ummayyah, Dinasti Abbasiyyah, Dinasti Usmaniyah Turki, sampai saat ini yakni pemerintah kerajaan Arab Saudi yang bertindak sebagai pelayan dua kota suci, Mekkah dan Madinah.

[sunting] Bangunan Ka'bah

Pada awalnya bangunan Ka'bah terdiri atas dua pintu serta letak pintu ka'bah terletak diatas tanah , tidak seperti sekarang yang pintunya terletak agak tinggi sebagaimana pondasi yang dibuat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Namun ketika Renovasi Ka'bah akibat bencana banjir pada saat Muhammad SAW berusia 30 tahun dan sebelum diangkat menjadi rasul, karena merenovasi ka'bah sebagai bangunan suci harus menggunakan harta yang halal dan bersih, sehingga pada saat itu terjadi kekurangan biaya. Maka bangunan ka'bah dibuat hanya satu pintu serta ada bagian ka'bah yang tidak dimasukkan ke dalam bangunan ka'bah yang dinamakan Hijir Ismail yang diberi tanda setengah lingkaran pada salah satu sisi ka'bah. Saat itu pintunya dibuat tinggi letaknya agar hanya pemuka suku Quraisy yang bisa memasukinya. Karena suku Quraisy merupakan suku atau kabilah yang sangat dimuliakan oleh bangsa Arab.

Karena kaumnya baru saja masuk Islam, maka Nabi Muhammad SAW mengurungkan niatnya untuk merenovasi kembali ka'bah sehinggas ditulis dalam sebuah hadits perkataan beliau: "Andaikata kaumku bukan baru saja meninggalkan kekafiran, akan Aku turunkan pintu ka'bah dan dibuat dua pintunya serta dimasukkan Hijir Ismail kedalam Ka'bah", sebagaimana pondasi yang dibangun oleh Nabi Ibrahim.

Ketika masa Abdurrahman bin Zubair memerintah daerah Hijaz, bangunan itu dibuat sebagaimana perkataan Nabi Muhammad SAW atas pondasi Nabi Ibrahim. Namun karena terjadi peperangan dengan Abdul Malik bin Marwan, penguasa daerah Syam (Suriah,Yordania dan Lebanon sekarang) dan Palestina, terjadi kebakaran pada Ka'bah akibat tembakan peluru pelontar (onager) yang dimiliki pasukan Syam. Sehingga Abdul Malik bin Marwan yang kemudian menjadi khalifah, melakukan renovasi kembali Ka'bah berdasarkan bangunan hasil renovasi Nabi Muhammad SAW pada usia 30 tahun bukan berdasarkan pondasi yang dibangun Nabi Ibrahim. Dalam sejarahnya Ka'bah beberapa kali mengalami kerusakan sebagai akibat dari peperangan dan umur bangunan.

Ketika masa pemerintahan khalifah Harun Al Rasyid pada masa kekhalifahan Abbasiyyah, khalifah berencana untuk merenovasi kembali ka'bah sesuai pondasi Nabi Ibrahim dan yang diinginkan Nabi Muhammad SAW. namun segera dicegah oleh salah seorang ulama terkemuka yakni Imam Malik karena dikhawatirkan nanti bangunan suci itu dijadikan ajang bongkar pasang para penguasa sesudah beliau. Sehingga bangunan Ka'bah tetap sesuai masa renovasi khalifah Abdul Malik bin Marwan sampai sekarang.

Rangga Website
Rangga Website
Uhh!!! Gayanya Michael Jackson Hebring banget euy!!!!!